Catatan

Diambang 2016

Imej
Diambang tahun baru Duduk sendirian termanggu Mengenangkan angan yang lalu Dihitung satu persatu Tak kesampaian Satu satu ditiup bayu Sudah muak bermimpi Azam lalu bertimbun tak dipenuhi Serik rasanya nak berazam lagi Biarkan semua itu pergi Campakkan saja jauh ke tepi Biarkan ia hilang tak usah dicari Ahhh... Tak perlu lah bermimpi atau berilusi Azam lama pun tak usah di ulangi Berdoa saja lah pada Ilahi Dia saja yang Maha Mengetahui Mohon yang baik-baik saja di beri Moga tahun yang mendatang bertambah rezeki Dibuka pintu hati Dipermudahkan apa yang dicari Agar 2016 bertambah seri -Alhambra 31 Disember 2015

Anaemia...

Imej
Izinkan aku  bersandar sebentar di  bahumu  Buat hilang lelah seketika Sempit rasa di dada  Degup jantung makin pantas Lesu badan sukar untuk bernafas Bibir pucat bagai di toreh tak berdarah Kepala pusing, tak keruan arah Mata kelam Bagai mahu pitam Biar ku pejamkan mata seketika  Agar bisa minda ku berfungsi semula Biar darah mengalir ke organ utama Gejala anaemia ini akan reda Terima kasih Tuhan Kerana beri aku peringatan Terima kasih Tuhan Dengan nikmat kesihatan Terima kasih  Tuhan Kerana masih beri ku kesempatan Untuk aku terus bersyukur Dengan segala nikmat Mu yang tak bisa diukur Alhamdulillah.... -Alhambra  26 Oktober 2015

Bertemu cinta di jannah

Imej
Cinta... Ada apa dengan cinta Hanya mainan perasaan Mana ada cinta sejati Tiada kesetiaan seperti Shah Jehan dan Mumtaz Tiada pengorbanan bagai Romeo dan Juliet Semuanya hanya dongengan sebelum lena Cinta hakiki Tiada di dunia yang fana ini Lalu kenapa terus leka  dibuai angan-angan  Mencari cinta dunia yang sementara Ia hanya pertemuan seketika di persimpangan  Sampai masa dengan rela atau paksa Masing-masing pergi dengan haluan berbeza Cinta... Tak perlu dicari di dunia ini Biarkan ia pergi  Tak perlu di kesali  Tak perlu ditangisi Kerana cinta sejati bukan disini Biar di cari di alam abadi Biar sampai kita bisa tiba ke jannah Bertemu cinta hanya di taman firdausi Lalu bagaimana hendak ketemu Hanya satu Menempuh kematian  Bukan kah mati itu syarat menemui cinta Lalu aku ingin menunggu cinta mu itu di jannah Ya Allah... Sampai kan aku ke jannah mu Biar ku temui cinta hakiki disitu Insyaallah... -Alhambra  Jumaat 23 Okt 2015 (10 Muharram 1437H)

Travelogue to Turkey- Part X- Ankara and Ataturk's mausoleum

Imej
It has been quite sometimes I stop updating my travelogue. Ok, I will try this time to continue after long break for Ramadhan,Syawal and now it's already entering Muharram. Hopefully, I'm able to complete my travelogue to Turkey. The momentum become slower and slower. Just pray that I have the courage to continue writing...😄 Travelogue to Turkey- Part X- Ankara and Ataturk's mausoleum  D7- 27th March 2015 After 2 days in Cappadocia, it's time to move on. It's going to be another long journey.  From Cappadocia to Ankara, it would take about 5 hours. We would visit some places in Ankara (which is the capital city of Turkey) and from there we'll continue our journey to Bolu. It will take another 3 hours from Ankara to Bolu. We will stay overnight there in Bolu before complete the circle back to Istanbul the following day. We left Ramadha hotel, Cappadocia at ~ 8 am. As usual Bro Anas recited a du'a upon starting our journey. Hoped that we will get barakah from...

Bendera dan Al Aqsa

Imej
Bersorak gumbira lah mereka menipu umat dunia Kata nya bendera sudah di kibar Tanda wujud nya negara Palestin berdaulat Mengaburi mata dunia Kononnya niat UN begitu mulia Tapi di biarkan Israel menyerang Al Aqsa Senyap mulut Uncle Sam tak bersuara Melihat tentera Israel membantai warga tak berdosa  Bagaimana mahu kita percaya Kamu musuh tetap musuh Itu yang paling nyata Kamu hanya mampu beri kami bendera Dengan harga sebuah Al Aqsa -Alhambra 2 Oktober 2015

Kenangan Sang Sufi

Imej
I. Ingin ku menjadi seorang sufi Mengurung diri dalam sangkar sakti Biarpun diintai sang bidadari  Dari celah-celah tirai besi Namun tetap ku berdiam diri Hingga saat roh ku dipanggil pergi Wahai sang bidadari Pergilah dari kedaerahan ini Usah lagi hinggap di dada ku ini Usah hadir dalam ilusi dan mimpi  Dalam jaga dalam lena Dalam bayangan dalam rupa Kita punya cita dan impian sendiri Semoga kita kan bertemu lagi  Pada hari yang telah dijanji II. Pergi lah wahai sang sufi Tak akan ku ganggu kau lagi Dalam ilusi mau pun mimpi Walau rasa perit tak terperi Tetap ku relakan sepenuh hati Jika memang itu ketentuan Ilahi Hapuskan aku dari kotak memori Anggaplah aku tak pernah kau temui Tak perlulah lagi mengurung diri  Kerana hati mu tak ku intai lagi Berkelanalah engkau sepuas hati  Usah lagi menoleh walau sekali Terbanglah setinggi langit jika bisa kau menguasai Takkan ku jejaki langkah mu lagi Hanya doa ku titipkan mengiringi Selamat tinggal wahai sang sufi... 15 O...

PESANAN...

Imej
Ajarkan anakmu Jangan bangga jadi Melayu  Kerana Melayu selalunya layu Masih ingin menjadi tuan Tapi melangut menunggu habuan Menjerit berpesta tak ingat tuhan  Terasa hebat merempit di jalanan Bangga dengan kuasa ditangan Tak sedar ia mula lucut dari genggaman  Masih khayal terpinga-pinga Sangkanya, takkan Melayu hilang didunia Rupanya kekal hanya pada nama Adab dan bicara sudah tiada serupa Ajarkan anakmu Menjadi Muslim beriman Manusia budiman Tahu hidup biar bertuhan  Agar tak menyimpang tersesat jalan Kenal  ALLAH, kenal Rasulullah  Agar tidak bertuhankan Abdullah Ajarkan Al Quran, ajar berzikir Kelak mereka tahu berfikir Ajari mereka lengkapkan solat Bila besar tak jadi sesat Hidup ini anakku Bukan berbangga dengan bangsa Tapi hidup biar beragama Jangan terpesona tipu daya dunia Ia hanya bisa bawa mu ke neraka Pada tuhan jangan ada sekutu Biar menyembah hanya pada yang Satu Mungkin kamu dari generasi baru Tapi asam garam kehidupan tiada pernah berbeza ...