Posts

Showing posts from 2015

Anaemia...

Image
Izinkan aku  bersandar sebentar di  bahumu  Buat hilang lelah seketika Sempit rasa di dada  Degup jantung makin pantas Lesu badan sukar untuk bernafas Bibir pucat bagai di toreh tak berdarah Kepala pusing, tak keruan arah Mata kelam Bagai mahu pitam Biar ku pejamkan mata seketika  Agar bisa minda ku berfungsi semula Biar darah mengalir ke organ utama Gejala anaemia ini akan reda
Terima kasih Tuhan Kerana beri aku peringatan Terima kasih Tuhan Dengan nikmat kesihatan Terima kasih  Tuhan Kerana masih beri ku kesempatan Untuk aku terus bersyukur Dengan segala nikmat Mu yang tak bisa diukur Alhamdulillah....
-Alhambra  26 Oktober 2015

Bertemu cinta di jannah

Image
Cinta... Ada apa dengan cinta Hanya mainan perasaan Mana ada cinta sejati Tiada kesetiaan seperti Shah Jehan dan Mumtaz Tiada pengorbanan bagai Romeo dan Juliet Semuanya hanya dongengan sebelum lena Cinta hakiki Tiada di dunia yang fana ini Lalu kenapa terus leka  dibuai angan-angan  Mencari cinta dunia yang sementara Ia hanya pertemuan seketika di persimpangan  Sampai masa dengan rela atau paksa Masing-masing pergi dengan haluan berbeza Cinta... Tak perlu dicari di dunia ini Biarkan ia pergi  Tak perlu di kesali  Tak perlu ditangisi Kerana cinta sejati bukan disini Biar di cari di alam abadi Biar sampai kita bisa tiba ke jannah Bertemu cinta hanya di taman firdausi Lalu bagaimana hendak ketemu Hanya satu Menempuh kematian  Bukan kah mati itu syarat menemui cinta Lalu aku ingin menunggu cinta mu itu di jannah Ya Allah... Sampai kan aku ke jannah mu Biar ku temui cinta hakiki disitu Insyaallah...
-Alhambra  Jumaat 23 Okt 2015 (10 Muharram 1437H)



Travelogue to Turkey- Part X- Ankara and Ataturk's mausoleum

Image
It has been quite sometimes I stop updating my travelogue. Ok, I will try this time to continue after long break for Ramadhan,Syawal and now it's already entering Muharram. Hopefully, I'm able to complete my travelogue to Turkey. The momentum become slower and slower. Just pray that I have the courage to continue writing...😄
Travelogue to Turkey- Part X- Ankara and Ataturk's mausoleum 

D7- 27th March 2015
After 2 days in Cappadocia, it's time to move on. It's going to be another long journey.  From Cappadocia to Ankara, it would take about 5 hours. We would visit some places in Ankara (which is the capital city of Turkey) and from there we'll continue our journey to Bolu. It will take another 3 hours from Ankara to Bolu. We will stay overnight there in Bolu before complete the circle back to Istanbul the following day.
We left Ramadha hotel, Cappadocia at ~ 8 am. As usual Bro Anas recited a du'a upon starting our journey. Hoped that we will get barakah from th…

Bendera dan Al Aqsa

Image
Bersorak gumbira lah mereka menipu umat dunia Kata nya bendera sudah di kibar Tanda wujud nya negara Palestin berdaulat Mengaburi mata dunia Kononnya niat UN begitu mulia Tapi di biarkan Israel menyerang Al Aqsa Senyap mulut Uncle Sam tak bersuara Melihat tentera Israel membantai warga tak berdosa  Bagaimana mahu kita percaya Kamu musuh tetap musuh Itu yang paling nyata Kamu hanya mampu beri kami bendera Dengan harga sebuah Al Aqsa
-Alhambra 2 Oktober 2015

Kenangan Sang Sufi

Image
I. Ingin ku menjadi seorang sufi Mengurung diri dalam sangkar sakti Biarpun diintai sang bidadari  Dari celah-celah tirai besi Namun tetap ku berdiam diri Hingga saat roh ku dipanggil pergi
Wahai sang bidadari Pergilah dari kedaerahan ini Usah lagi hinggap di dada ku ini Usah hadir dalam ilusi dan mimpi  Dalam jaga dalam lena Dalam bayangan dalam rupa
Kita punya cita dan impian sendiri Semoga kita kan bertemu lagi  Pada hari yang telah dijanji
II. Pergi lah wahai sang sufi Tak akan ku ganggu kau lagi Dalam ilusi mau pun mimpi Walau rasa perit tak terperi Tetap ku relakan sepenuh hati Jika memang itu ketentuan Ilahi Hapuskan aku dari kotak memori Anggaplah aku tak pernah kau temui Tak perlulah lagi mengurung diri  Kerana hati mu tak ku intai lagi Berkelanalah engkau sepuas hati  Usah lagi menoleh walau sekali Terbanglah setinggi langit jika bisa kau menguasai Takkan ku jejaki langkah mu lagi Hanya doa ku titipkan mengiringi Selamat tinggal wahai sang sufi...
15 Oktober 2014 Cetusanrasa Alhambra

PESANAN...

Image
Ajarkan anakmu Jangan bangga jadi Melayu  Kerana Melayu selalunya layu Masih ingin menjadi tuan Tapi melangut menunggu habuan Menjerit berpesta tak ingat tuhan  Terasa hebat merempit di jalanan Bangga dengan kuasa ditangan Tak sedar ia mula lucut dari genggaman  Masih khayal terpinga-pinga Sangkanya, takkan Melayu hilang didunia Rupanya kekal hanya pada nama Adab dan bicara sudah tiada serupa
Ajarkan anakmu Menjadi Muslim beriman Manusia budiman Tahu hidup biar bertuhan  Agar tak menyimpang tersesat jalan Kenal  ALLAH, kenal Rasulullah  Agar tidak bertuhankan Abdullah Ajarkan Al Quran, ajar berzikir Kelak mereka tahu berfikir Ajari mereka lengkapkan solat Bila besar tak jadi sesat
Hidup ini anakku Bukan berbangga dengan bangsa Tapi hidup biar beragama Jangan terpesona tipu daya dunia Ia hanya bisa bawa mu ke neraka Pada tuhan jangan ada sekutu Biar menyembah hanya pada yang Satu Mungkin kamu dari generasi baru Tapi asam garam kehidupan tiada pernah berbeza Kerana kita masih berperang dengan syaitan yang sama
-Alhambra …

Bilakah agaknya....

Image
Aku bukan menulis puisi  Bukan mahu berpantun seloka  Tidak juga ingin bermadah helah Atau menyusun kata-kata indah Cuma ingin meluah rasa Buat mereka para penguasa  Yang mungkin telah terhijab hati Sungguhpun kataku mungkin tak dipeduli Lalu aku berceloteh sendiri  Sekadar untuk memuaskan hati Kerana.... Hati ini dah mula jemu Dengan segala  jenaka yang dijamu Ada saja muslihat baru Menipu dusta bagai kan aku budak darjah satu Kata mereka... Tak mampu kau makan saja kangkung Kau saja yang tak tahu di untung Jika tidak suka ini negeri Kau berhijrah lah ke lain negeri Menteri Perdana orang paling berjasa Jika tidak mana ada yang mahu menderma Bidak-bidak nya pula berkata Ringgit jatuh tidak mengapa Ada untung nya untuk kita Tak perlu melancong ke lain negara Kayakan saja negara kita Hasil nya nanti kita bagi bersama Aduh... Aku kah yang gila  Atau mereka kah yang kurang siuman
Ohhhh...NO!NO!NO!.. Aku bukan UMNO Aku juga bukan biaDAP Bukan yang asyik dengan kipidap Bukan juga pendokong demonstrasi  yang asyik menjerit Ref…

Wayang Kehidupan ( Popcorn dan Kopi)

Image
Wayang hidup sudah bermula Popcorn dan secawan kopi telah tersedia Apa lagi mari kita tonton bersama Sandiwara sensasi yang tiada tolok bandingnya Saksikan saja siapa yang kena Lakonan menarik dari watak-watak utama Ditambah pula pelakon tambahan yang pelbagai rupa Ada Pak pacak tolong bersorak sama Tak kurang yang kerja asyik menghentam saja Yang buta tuli dan kayu berlagak juga Mengiyakan saja apa kata si kepala Menambah perisa dengan berdusta
Hero jahat memang selalunya hebat Dia lah ketua dan penyamun terhormat Langkah di atur dengan penuh cermat  Agar rahsia tertutup rapat Apakan daya dunia kini penuh maklumat Terhidu juga segala muslihat Bagaikan tupai yang pandai melompat Ke tanah juga ia jatuh mendarat Membuatkan semua orang meluat Hingga tak sabar rasanya menunggu ke garisan penamat Mahu saja ke penjara dia disumbat Malangnya ramai pula badut yang kaki kipas Disamping permaisuri setia berganding pantas Mengorak strategi yang cukup kemas Mungkin harus di bakar agar bukti tidak terlepas Siapa yang memban…

Travelogue to Turkey- Part IX- Whirling Dervish Show

Image
D6- 26th March, 2015
We reached the place for whirling dervish show roughly about 6pm. Once reached there we were greeted by a person at the entrance who gave us a pamphlet on whirling dervish ceremony.  We were among the first group reached the hall. The hall had a stage for the dervishes to perform in the centre and the benches were arranged in semi-circular arrangement. Above there were names of the prophet Muhammad s.a.w along with all 4 rightly guided caliphs as well as the names of Saydina Hassan and Hussein names hung from the ceiling. At first I only saw the name of Saydina Hussein (Hehee... thought of whether there's Syiah influence), but after I looked around, I realised they put all the names. On the stage, at the far end, there was a hat or tarbush with surrounding light. According to Finar, that was supposed indicating or symbolised  Mevlana Jalaluddin Ar- Rumi. I didn't know whether it's true or not, because when I read the pamphlet later it didn't mention…

Travelogue to Turkey- Part VIII- Sight seeing in Cappadocia

Image
D6- 26th March, 2015
I rushed to my room after breakfast, took a quick shower and prepared to go down for another  tour today. Before 9 a.m, I'd already down in the lobby but found nobody there...So I went outside looking for our bus. Few buses there looked almost similar in colour made me confused which one was my bus. In my mind I was thinking...No...It couldn't be they'd left me alone here. After few rounds looking for our bus...I turned back to hotel lobby and saw the rest were just on the way out. Hehee... I was earlier then them and I saw our bus just arrived at the lobby parking. 
There were few interesting places we were going to visit today, namely the underground cities, pottery factory and  Gerome open air museum which had old cave churches. 
Our first destination was the underground city... We reached there quite early. We had to walk quite a bit from our bus to reach the interest area. On the way, as usual there were professional photographer following and sn…

SINIS

Image
Terima kasih PMKerana tuan kami kini sudah berakal Kalau dulu kami mungkin berfikiran dangkal Kini kami dah makin pandai Maklumlah hari-hari di asak dengan berita di TV nasional Hingga makcik dan pakcik di kampung pun dah makin pintar Kalau tidak percaya tuan bisa saja beri soalan menduga akal Jika di beri kertas untuk di uji Bisa saja kami lulus kelas terpuji Bukan setakat CGPA 3.85 lagi Lebih dari itu pun kami bisa beri Kerana akal kami lebih sedikit dari akal menteri
Kami sayang PM Banyak sungguh yang telah tuan beri Hingga kami rasa malu sendiri Duit BRIM tahun lepas pun belum habis kami makan lagi Kini masa kami pula membalas budi Minta apa saja kan kami beri Mahu di minta bantu bayar hutang 1MDB Jangan risau nah cukai pendapatan tahunan kami beri  Tak cukup kami tambah dengan cukai GST Buat lah pelaburan dengan tabungan TH kami Lambat lagi pun kami boleh naik haji Kalau tuan mahu ambil dulu lah tabungan pencen dan KWSP Naik kan saja harga minyak lagi Kami tak kisah berjalan kaki Pandai-pandai lah kami h…